Konflik Indonesia – Belanda

KONFLIK INDONESIA – BELANDA

Tanggal 24 Agustus 1945 terjadi perjanjian Inggris – Belanda di Chequeen “ Civil Affairs Agrement “  isi  = Inggris membantu Belanda mengembalikan  Indonesia .
Sebab konflik Indonesia – Belanda  =
Belanda tidak mau  mengakui kedaulatan RI
Belanda melakukan agresi di RI
Belanda memecahbelah RI dengan membentuk negara boneka
Belanda tidak menepati isi perjanjian yang telah disepakati
Untuk mempertahankan kemerdekaan dengan cara perjuangan :
diplomasi / politik
bersenjata / fisik

PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN
Tujuan rakyat melucuti senjata Jepang =
dimanfaatkan untuk modal perjuangan mempertahankan kemerdekaan .
tidak jatuh ke Sekutu dan NICA
tidak dimanfaatkan oleh Jepang

Perjuangan & pertempuran melucuti senjata Jepang :
JAKARTA
BKR menguasai markas Jepang di Jatinegara
dan gudang senjata di Cilandak .
SURABAYA
Dipimpin Dr. Mustopo .
Merebut radio Embong di Malang
BANDUNG
Merebut lapangan udara Andir , telkom
YOGYAKARTA
Pemogokan digedung pemerintah
SEMARANG
Pertempuran 5 hari semarang à Tugu muda
Sebab : ada isu , Jepang meracuni air minum
didesa Candi , isu itu di teliti oleh
Dr.  Karyadi .

PERJUANGAN MENGHADAPI NICA  & SEKUTU
Kedatangan Sekutu Untuk mengambilalih kekuasaan Indonesia dari Jepang, maka Lord Louis Mounbaten membentuk AFNEI ( Allied Force Netherland East Indies ) .
Pimpinan AFNEI , Phillips Christison datang ke Indonesia bertugas =
mengambilalih kekuasaan  dari tangan Jepang
mengurus POW
melucuti Jepang dan memulangkannya
menegakan situasi damai
mengumpulkan penjahat perang

Pendaratan Sekutu =
29 Sept 1945 di Tanjung Priok  à Philip
Christian
25 Okt  1945 di Tanjung Perak   à Mallaby
9 Okt  1945 di Belawan , Medan à Ted Kelly
20 Okt  1945 di Tanjung Mas      à  Bethel
Kedatangan Sekutu diboncengi oleh NICA dipimpin  Van Mook .
Tujuan NICA ke Indonesia untuk menguasai Indonesia .
Semula kedatangan Sekutu diterima baik tetapi kemudian dicurigai karena Sekutu tidak menghormati kedaulatan RI .

PERTEMPURAN SEKITAR JAKARTA
Sebab : teror yang dilakukan oleh NICA.
Pemerintah mengambil tindakan =
mengeluarkan maklumat 5 Okt 1945 à dibentuk TKR.
4 Jan 1946 , ibukota di pindah ke Jogja .

INSIDEN BENDERA SURABAYA
Dihotel Yamato : para pejuang menurunkan  bendera  merah – putih – biru  kemudian dirobek birunya dan dikibarkan lagi merah-putih.

PERTEMPURAN SURABAYA
Sebab ;
sekutu melanggar kesepakatan
Sekutu menyerbu penjara Kalisosok
Terbunuhnya Mallaby
Ultimatum Sekutu
Terbunuhnya Mallaby menyebabkan Mansergh memberi  ultimatum pada rakyat Surabaya yang terlibat pembunuhan Mallaby agar menyerahkan diri dan rakyat menyerahkan senjatanya jam 6 pagi tanggal 10 Nov 1945  à ditolak
Tokoh     : Bung Tomo
Gubernur Suryo
Didirikan : Tugu Pahlawan
Disebut    : hari pahlawan , 10 November

PERTEMPURAN AMBARAWA
Sebab : mendaratnya Sekutu dan NICA diAmbarawa
( strategis ).
Dirikan       : monumen Palagan
Diperingati : hari Infantri
Tokoh         : Kol. Sudirman , Letkol Isdiman
( gugur   ) ,  Mayor Suharto , M .Sarbini

PERTEMPURAN MEDAN AREA
Sebab :
mendaratnya Sekutu dan NICA di Medan .
Sekutu menuntut rakyat menyerahkan senjata
Sekutu memasang papan “ Fixed Boundaries Medan Area “
Sekutu berusaha membersihkan Medan dari TRI

PERISTIWA MERAH-PUTIH MENADO
Merah – putih dikibarkan ke pelosok Minahasa .
Tokoh : Sam Ratulangi.

PERTEMPURAN MARGARANA
Sebab :
Rakyat Bali menolak dipisahkan dari RI
( Perjanjian  Linggarjati ).
Menolak dibentuk NIT
Tokoh : Gusti Ngurah Rai  à “ puputan “ .

BANDUNG LAUTAN API
Sebab :
Sekutu dan NICA mendarat di Bandung .
Sekutu memberi ultimatum rakyat menyerahkan senjata dan keluar dari Bdg .
Rakyat meninggalkan Bandung dan membakar Bandung selatan , alasan :
pelampiasan kemarahan terhadap Sekutu
Gedung tidak dimanfaatkan sebagai markas  Sekutu  .
Menghambat gerakan Sekutu
Tokoh : Otto Iskandardinata
Aruji Kartawinata
Moh. Toha ( gugur )
Kol. Nasution
Peringatan  : *  monumen Bandung lautan Api di
Tegal lega .
*  “ Halo-halo Bandung “.

Halo – halo Bandung
Ibukota Periangan
Halo – halo Bandung
Kota kenang – kenangan
Sudah lama beta
Tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api
Mari bung rebut kembali

PERJUANGAN DIPLOMASI

PERUNDINGAN LINGGARJATI

Tanggal : 25 maret 1947.
Wakil  Indonesia : PM. Sutan Syahrir , M. Roem
Wakil Belanda    : Van Mook , Van Pool ,
Schermerhorn
Wakil Inggris       : Lord killearn ( penengah ) . untuk
menghapus kesan buruk  terhadap
Indonesia .
ISI =
Belanda mengakui de Facto Indonesia atas : Jawa – Sumatra – Madura .
Pembentukan NIS / negara Indonesia serikat
Pembentukan Uni Indonesia – Belanda dengan ratu Belanda sebagai kepala Uni .
Ditandatangi di Istana Rijswik / istana merdeka  à   menyebabkan :
–    jatuhnya kabinet Syarir ,
–    Indonesia terpecahbelah .

AGRESI MILITER BELANDA  I
17 JULI  1947
Belanda menyerang wilayah RI .
Tujuan : menguasai Indonesia .
Diakhiri gencatan senjata .
India , Australia = usul pada UNO agar membicarakan masalah Indonesia – Belanda .
Dewan Keamanan  UNO membentuk KTN ( komisi tiga negara ).
– USA       :  Frank Graham       à dipilih Belanda
– Belgia     :  Paul van Zealand  à dipilih Belanda
– Australia : Richard Kirbi         à dipilih Indonesia
KTN mempertemukan Indonesia – Belanda di perundingan RENVILLE.

PERUNDINGAN RENVILLE
17 – 1 – 1948
Tujuan = menyelesaikan sengketa
Indonesia –  Belanda .
Di kapal Renvile ( USA ) di teluk Jakarta  à  aman .
Wakil Indonesia = PM . Amir Syarifudin
Wakil Belanda = Abdulkadir Wijoyoadmojo ( untuk
mengelabuhi dunia bahwa yang
bertikai Indonesia – Indonesia ).
ISI =
*  Belanda berdaulat atas Indonesia sampai
kedaulatan diserahkan RIS ( 27-12-1949 )
RIS – Belanda mempunyai kedudukan sejajar
dalam Uni Indonesia – Belanda
RI akan merupakan bagian RIS
Pasukan RI didaerah pendudukan ditarik ke wilayah RI  ( Jogjakarta )  à long march .
Kerugian Indonesia :
Kabinet Amir Syarifudin jatuh
Indonesia makin sempit.
Pasukan RI didaerah pendudukan ditarik ke wilayah RI ( Jokjakarta  ) .
Selama perjanjian :
Belanda mendatangkan pasukan
RI lemah karena memerangi PKI di Madiun .
Alasan RI mau berunding  =
RI kekuatannya dibawah belanda
Mengundang simpati Internasional
Dgn damai , memberi peluang TNI  untuk konsolidasi / memperbaiki diri .
Untuk agar dapat melanjutkan perjuangan diplomasi

PEMBERONTAKAN  PKI MADIUN
18 SEPT 1948

Amir Syarifudin jatuh dari kedudukannya sebagai perdana mentri karena dianggap gagal dalam perundingan Renville yang dianggap merugikan bagi Indonesia .Karena kecewa ia dan pendukungnya membentuk Front Demokrasi Rakyat ( FDR ) dan sebagai oposisi kabinet Hatta .
FDR kemudian bergabung dengan PKI .
Aksi ini terjadi tanggal 18 September 1948 bertujuan =
“ mendirikan Soviet RI “ ,
menjelek-jelekan pemerintah ( Kab. Hatta ) , teror , aksi-aksi negatif  dalam rangka menjatuhkan wibawa RI .
Penumpasan PKI  dipimpin oleh:
Kol. Gatot Subroto
Kol. Sungkono .
Tokoh Muso ditembak mati , Amir Syarifudin dan teman-temannya dijatuhi hukuman mati ditembak di hutan Rombe , tanpa diadili .

AGRESI BELANDA  II
19-12-1948
Tujuan = Menguasai Indonesia kembali .
Belanda menyerang wilayah RI ( Jogja ) dengan pesawat berbendera merah-putih .
Sebelum Belanda menguasai Jogja , Sukarno mengadakan sidang kabinet  =
membentuk PDRI di Bukittinggi dipimpin Syarifudin Prawiranegara .
Tujuan PDRI à  agar roda pemerintahan tetap
berjalan .
Satu bulan kemudian TNI membalas dengan merusak : telpon, rel, mencegat konvoi Belanda .
Belanda yakin dengan Agresi militer II , RI hancur kemudian disiarkan pada dunia / PBB bahwa RI telah hancur dan Belanda berhak menduduki RI .
Amerika membantu Belanda karena RI telah hancur

SERANGAN UMUM
1 Maret 1949
Tujuan =
TNI akan memperlihatkan pada dunia bahwa TNI mampu mengusir Belanda dengan dilandasi rela berkorban .
TNI mampu berjuang hingga kemerdekaan diakui negara lain .
Pelaksanaan SU =
Pimpinan Letkol Suharto ( menyusun siasat didesa Muto ).
Mayor Kusno        Amir Murtopo

Mayor Vence Sumual                         Mayor Sarjono

Mayor Sarjono         Let. Masduki

Ijin HB IX
Sehelai ……………melilit ditubuh menggambarkan tugas suci amat berat mempertahankan negara .
Mulai pukul 06.00  –  12.00  kemudian  TNI mundur untuk menghindari perang besar karena Belanda mendatangkan bantuan .
Hasil SU =
mampu mengalahkan Belanda dalam 6 jam
TNI gugur 353  , Belanda 200
Belanda yang selalu menyerang menjadi bertahan
Menggugah semangat juang diluar Jawa.
Penyebarluasan hasil SU =
melalui radio AURI di Wonosari.
Tujuan : untuk mendukung perjuangan diplomasi di PBB / LN untuk membuka kebohongan Belanda yang menyatakan RI hancur .
Diplomasi PBB oleh LN. Palar =
Menangkis kebohongan
Belanda bahwa RI telah
hancur .
SU mencapai sasaran dan tujuan =
KE DALAM =
mendukung perjuangan diplomasi
meninggikan moral rakyat , TNI yang bergerilya .
KE LUAR =
menunjukan pada dunia bahwa TNI mempunyai kekuatan
mematahkan moral pasukan Belanda .
SU membuktikan =
Pada dunia & Belanda bahwa RI belum hancur dan mampu mengalahkan Belanda
TNI mempunyai semangat juang tinggi & rela berkorban.

PERUNDINGAN ROEM – ROYEN
7 MEI 1949
PBB membentuk UNCI ( United Nation Comission for Indonesia ).
Tugas = membawa Indonesia – Belanda ke meja
perundingan .

RI=
bersedia menghentikan gerilya
bersedia memulihkan perdamaian , tertib hukum .
turut serta KMB.

Belanda =
menyetujui kembalinya pemerintah RI ke Jogja
menghentikan gerakan militer
menyetujui RI bagian dari NIS
menyelenggarakan KMB
Tekanan Terhadap Belanda =
* MILITER =Penghadangan konvoi Belanda ,
mengakibatkan hubungan
kesatuan Belanda putus .
Belanda tidak mampu melanjutkan perang.
POLITIK=
Sikap USA berubah yang tadinya mendukung Belanda menjadi tidak mendukung alasan kalau sengketa Indonesia – Belanda dibiarkan  berlarut-larut , Indonesia akan minta bantuan USSR.
TNI masuk Jogja =
Belanda ditarik dari Jogja , 24 – 6 – 1949.
Presiden dan Wapres kembali ke Jogja
Jendral Sudirman memasuki Jogja , dengan pesan “ kita harus waspada meningkatkan persatuan kesatuan dalam menghadapi Belanda “ .
Diadakan KII
Penyerahan PDRI pada wapres Hatta

NEGARA BONEKA BENTUKAN BELANDA
Tanggal 15 Juli 1946 dibentuk negara Boneka oleh Van MOOK , berdasar konferensi di MALINO dan BALI.
Tujuan = *  memecahbelah RI
*  Melemahkan RI .
NIT           à  presiden Cokorda Gde Raka
Sukowati
Pasundan  à wali negara :Wiranatakusuma
Ja-tim        à wali negara :Kusumonegoro
Madura     à wali negara : Cakraningrat
Sum- Tim  à wali negara :Tengku Mansyur
Sum- Sel    à  wali negara :Abdul Malik
Daerah Otonom =
Kal-Bar            6. Riau
Kal-Tim             7. Belitung
Kal- Tengg        8. Bangka
Dayak Besar         9. Ja-Teng
Banjar

KII  I
Di Jogja  ( Hatta ) 19 – 22 Juli 1949  dilanjutkan di Jakarta .
Tujuan = menyatukan sikap antara RI dan BFO
(menghadapi Belanda di KMB .
Delegasi : Indonesia à Hatta
BFO  …….==> Sultan Hamid II / Pontianak

KII II
Jakarta , 31 Juli – 2 Agustus 1949 ( S. Hamid II ) .
Keputusan =
Pembentukan panitia persiapan Nasional : menyelenggarakan suasana tertib sesudah dan sebelum KMB
Indonesia bernama RIS , “ merah-putih “ , “Indonesia Raya “ , 17 Agustus hari besar .
Negara bagian tidak mempunyai tentara , APRIS sebagai angkatan perang Nasional .

KMB
di Den Haag  23 Agustus – 2 November 1949 .
Wakil Indonesia  à Hatta
Belanda     à Van Maarseven
UNO          à Chritchley
BFO          à  Sultan Hamid II (  Pontianak ) .
Tujuan = mengakhiri sengketa Indonesia – Belanda .
ISI =
Belanda mengakui kedaulatan RIS paling lambat 30 – 12 – 1949
RIS  –  Belanda membentuk UNI
Tentara Belanda dipulangkan , KNIL dibubarkan
Irian dibicarakan satu  tahun kemudian ..–> 1950……………?
Keputusan KMB disyahkan KNIP   , 14 – 12- 1949
Parlemen       , 21 – 12 – 1949
Dengan tercapainya KMB=
Sengketa Indonesia & Belanda  dibidang militer selesai .
NKRI berbentuk RIS , 27 – 12 – 1949 .
Indonesia terpecah
Cat.: BFO à wakil calon negara bagian ( Sultan
Hamid II à Pontianak ) .

PENGAKUAN KEDAULATAN
Presiden RIS : Sukarno dipilih Panitia Pemilihan-
Presiden
Ketua : M. Roem
Wakil: Anak Agung Gde Agung
16 – 12 – 1949 = Sukarno sebagai Presiden .
17 – 12- 1949  = Pelantikan di Bangsal Sitihinggil
kraton  Jogjakarta .
PM    :  Hatta
Ketua DPR : RM . Sartono , SH
Cat.:
– presiden RI dan RIS ………?
Pengakuan Kedaulatan RIS oleh Belanda , 27 – 12 – 1949 .
di :
Belanda :
Wakil Indonesia : Hatta
Wakil Belanda    : Ratu Juliana
PM. William Dress
Mentri Sebrang Lautan : Mr . Sassen
2.     Jakarta
Wakil Indonesia : HB  IX
Wakil Belanda    : AHJ . Lovink
Jogja
Penyerahan kedaulatan RI ke RIS  .
28 – 12 – 1949 Sukarno  dan pemerintah kembali ke Jakarta sebagai ibukota RIS.

FAKTOR BELANDA KELUAR DARI   RI =
Sikap DK- PBB dalam menyelesaikan sengketa Indonesia  –  Belanda
Belanda kehilangan dukungan Internasional
Belanda mengalami tekanan dari RI
( gerilya )
Semakin meningkatnya gerakan Nasionalis di Asia   – Afrika dan tumbangnya politik kolonialisme .

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: