Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

*     Akhir tahun  1944 , Jepang terdesak di Perang
Pasifik .
*    Juli 1944 , Pulau Saipan yang strategis jatuh ke
Amerika .Jepang dimana-mana mengalami
kekalahan ,
Kabinet TOJO diganti kabinet  KOISO.
September 1944 , PM. Koiso memberi janji kemerdekaan pada Indonesia , merah-putih
boleh berkibar disamping hinomaru.
1 Maret 1945 Panglima tentara XVI Kumakici Harada mengumumkan dibentuk BPUPKI Tujuan  mempelajari hal-hal penting masalah tata pemerintahan Indonesia merdeka ( pol. & ek ).
9 Mei – 1 Juni 1945 sidang BPUPKI  I →…….
10 – 17 Juli 1945   Sidang BPUPKI   II →…….
15 Juni 1945 , Gerakan Angkatan Baru Indonesia ( Menteng 31 )
7 Agustus 1945 BPUPKI   →   PPKI
9 Agustus 1945 , Sukarno , Hatta , Rajiman Widyodiningrat dipanggil Marsekal Terauci ke Dalat , Vietnam menyampaikan putusan kaisar Jepang :
– Jepang memberi kemerdekan
– Untuk pelaksanaan kemerdekaan dibentuk PPKI
– Kemerdekaan mulai dari Jawa
– Indonesia bekas wilayah Hindia-Belanda
Sukarno dll kembali ke Indonesia 15 Agustus 1945 , sementara Jepang menyerah Pada Sekutu 14 Agustus 1945 di kapal Missouri setelah 6,9 Agustus 1945 Nagasaki dan Hirosima dijatuhi bom atom .
Menyerahnya Jepang didengar pertamakali oleh Sutan Syahrir melalui Radio BBC di Bandung .
15 Agustus 1945 = Vacuum of Power karena Sekutu belum sampai Indonesia .
Rapat dipimpin Chairul Saleh di lembaga Bakteriologi di UI  →  mendesak Sukarno – Hatta memproklamasikan Indonesia .
Perbedaan pendapat golongan tua dan muda mengenai proklamasi masalah  CARA DAN WAKTU.
PEMUDA : menghendaki proklamasi lepas dari
Jepang  (tanpa melalui PPKI ) ,
16 Agustus 1945.
SUKARNO  ( golongan tua ) : proklamasi melanjutkan rencana PPKI yang akan sidang 18 – 08 – 1945 →  Pemuda tidak setuju karena PPKI buatan Jepang .
16 Agustus 1945 dini hari , Sukarno – Hatta dibawa /diculik ke Rengasdengklok ke  markas PETA oleh Sukarni , Kunto, Syudanco Singgih dari golongan muda  ( karena perbedaan pendapat golongan tua – muda ) .
Tujuan =
– mendesak Sukarno – Hatta memproklamasikan
Indonesia
– menyelaraskan pendapat golongan tua – muda
– menjauhkan Sukarno dari pengaruh Jepang
Alasan Rengasdengklok tempat mengamankan Soekarno-hatta =
– aman  →  markas PETA
– Tidak jauh dari Jakarta
– Musuh yang datang mudah diketahui
16 Agustus 1945 sore , Ahmad Subarjo ( golongan tua ) mengusahakan pengembalian Sukarno – Hatta ke Jakarta dengan jaminan esoknya akan di proklamasikan .
16 Agustus 1945 malam , diadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jl. Imam Bonjol no.1 ,  karena Jepang melarang rakyat berkumpul ( supaya aman ).
Naskah proklamasi ditulis oleh Sukarno didikte oleh Hatta.
Perumus naskah proklamasi :
Sukarno              →  penulis
Hatta                   →  penyumbang ide
Ahmad Subarjo   →   penyumbang ide
– Usul Hatta      = yang menandatangani naskah
yang hadir saat itu .
– Usul sukarni   =  yang menandatangani naskah
Sukarno – Hatta
atas nama  bangsa Indonesia .
Naskah diketik oleh Sayuti Melik dengan perubahan =
# tempoh  →  tempo
# wakil2 bangsa Indonesia  →  atas nama
Bangsa
Indonesia
# Jakarta 17-08-1945   →  Jakarta , hari 17
boelan 08 tahoen  ‘ 05
17 Agustus 1945 , Jumat legi pukul 10.00
Dirumah Sukarno di Jl. Pegangsaan Timur   no . 56  →  Proklamasi di baca .
Diikuti penaikan bendera oleh :
Suhud
Latief Hendraningrat
SK. Trimurti
Tata urutan upacara proklamasi :
– Pidato singkat Sukarno
– Pembacaan proklamasi
– Penaikan bendera  ( spontan menyanyikan lagu
Indonesia Raya ).
– Sambutan walikota Jakarta  Dr . Suwiryo dan
Dr. Muwardi
Makna  proklamasi =
– Titik kulminasi perjuangan bangsa Indonesia .
– Alat hukum internasional ….
– Detik penjebolan tata hukum kolonial dan awal
penyusunan tata hukum nasional .
– Indonesia terlepas dari Janji-janji kemerdekaan
Jepang.

Surat kabar yang memuat berita Prokamasi
– Suara Asia   →  Surabaya
– Cahaya         →   Bandung
Penyebarluasan berita proklamasi :
– Melalui siaran kantor berita Jepang “ DOMEI “
sekarang kantor berita ANTARA.
– Melalui radio Jepang “ Hoso Kanri Kyoku “ (
RRI )
– Melalui berita resmi ( disampaikan langsung
oleh yang hadir pada upacara proklamasi .
– Melalui ekspedisi laskar rakyat
– Melalui suratkabar , poster, coretan dll
Merdeka = lepas dari penjajahan dan mempunyai
kedaulatan pemerintahan sendiri .
Pekik kemerdekaan : 1 Sept. 1945
Nilai luhur kemerdekaan =
– persatuan kesatuan
– rela berkorban

Peran kita dalam kemerdekaan = mengisi dan
mempertahankan
kemerdekaan
Syarat berdirinya negara =
– de Facto : rakyat , wilayah , pemerintahan
– de Jure   : diakui negara lain

TERBENTUKNYA NEGARA DAN PEMERINTAHAN  RI

A. Sidang PPKI  tanggal 18 Agustus 1945.
Di gedung  Pejambon ( departemen Luar Negri )
1. mensyahkan UUD 1945
2. Mengangkat Sukarno sebagai presiden dan
Hatta   sebagai wapres  ( presiden dipilih
Secara aklamasi atas usul Otto Iskandardinata
Menetapkan KNIP ( Presiden sementara
dibantu KNIP sebelum MPR terbentuk  ).
B . Sidang PPKI II tanggal 19 Agustus 1945
1. menetapkan kementrian  ( 12 departemen  + 4
mentri  negara )
2.  membagi 8 propinsi
C. Sidang PPKI  tanggal 22 Agustus 1945
1.  Pembentukan KNIP →  ketua : Kasman
Singadimeja
2.  Pembentukan PNI satu-satunya partai
3.  pembentukan BKR

CATATAN : ketua PPKI → Soekarno

PEMBENTUKAN ALAT KEAMANAN NEGARA

23 Agustus 1945  →  BKR  → alasan supaya tidak dicurigai musuh
5 Oktober 1945   →  TKR   →  alasan teror NICA yang didukung Sekutu ( ditunjuk Supriyadi sebagai pimpinan tapi tidak muncul ), panglima TKR : Sudirman .
25 Januari 1946   →  TRI   →  tekad mendirikan tentara nasional yang percaya pada kekuatan sendiri .
3 Juni 1947   →   TNI    →  satu-satunya wadah perjuangan bersenjata .
Catatan  = 29 September 1945 diresmikan Kepolisian Negara sebagai Kapolri Said Sukanto Cokrodiatmojo .
Urip Sumoharjo = perintis berdirinya TNI.

DUKUNGAN SPONTAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN

RAPAT RAKSASA DI LAPANGAN IKADA
Tanggal , 19 September 1945 .
Arti penting : kebulatan tekad bangsa Indonesia
mendukung dan mempertahankan
proklamasi .
Tujuan  →  mendengarkan pidato Sukarno &
mendukung proklamasi
Sebab dibubarkan   →   keamanan tidak terjamin .
Pesan Sukarno        →   rakyat tetap tenang dan
waspada ..

PERNYATAAN HB IX , 5 SEPT 1945
Yogyakarta bersifat kerajaan sebagai daerah istimewa dalam negara RI.
Sebagai kepala daerah , Sultan memegang pemerintahan di Yogyakarta .
Sultan bertanggung jawab langsung pada presiden .
Arti penting =
mendorong daerah otonom bersatu dg RI
mendukung proklamasi
meningkatkan persatuan

About these ads
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: